DETAIL DOCUMENT
POTENSI ANTIBAKTERI HERBA MENIRAN HIJAU (Phyllanthus niruri L) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli dan Staphylococcus aureus
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Fajeriyati, Yulida
Laila Vifta, Rissa
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2021-10-26 03:29:22 
Abstract :
Latar Belakang: Penyakit infeksi banyak disebakan oleh bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Meniran hijau digunakan masyarakat sebagai obat tradisional. Penelitian yang telah dilakukan menyatakan potensi efek farmakologis meniran hijau seperti antibakteri, antivirus, anti-inflamasi. Tujuan penelitian ini untuk melihat potensi aktivitas antibakteri herba meniran hijau terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Metode: Penelitian menggunakan metode studi literatur. Studi literatur bersumber dari pustaka primer yang telah dipublikasikan selama 10 tahun terakhir mengenai aktivitas antibakteri herba meniran hijau pada Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Lima artikel yang terpilih dilakukan telaah untuk mengetahui potensi antibakteri herba meniran hijau terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Hasil: Herba meniran hijau memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureu. Senyawa aktif dari herba meniran hijau berpotensi sebagai antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus adalah fenol, saponin dan alkaloid. Daya kekuatan antibakteri ekstrak herba meniran hijau dilihat dari diameter zona hambat antibakteri yang dihasilkan terhadap Staphylococcus aureus lebih kuat dari pada Escherichia coli. Semakin besar konsentrasi ekstrak maka semakin besar pula daya antibakteri yang dihasilkan terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Simpulan: Meniran hijau memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan variasi konsentrasi uji. Senyawa aktif yang berpotensi sebagai antibakteri adalah fenol, saponin dan alkaloid Kata Kunci: Meniran Hijau, Antibakteri, Stapylococcus aureus, Escherichia coli. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo