DETAIL DOCUMENT
SIFAT FISIK FORMULA LIPSTIK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Herlina Okvialita, Dhea
Sunnah, Istianatus
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2021-10-26 04:26:55 
Abstract :
Karakteristik sifat fisik formulasi lipstik menentukan kualitas lipstik yang dipengaruhi oleh komposisi bahan lipstiknya, karena komposisi bahan tersebut paling utama dalam pembuatan lipstik. Karakteristik sifat fisik yang perlu diperhatikan dalam formulasi lipstik antara lain organoleptis, homogenitas, titik lebur, pH, daya sebar, daya oles / daya lekat, stabilitas fisik, homogenitas, iritasi, dan kekerasan. Tujuan untuk mengkaji / mengevaluasi sifat fisik dari sediaan formulasi lipstik berasal dari bahan alami yaitu buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Metode : Penelitian non eksperimental dengan mengkaji artikel menggunakan 5 jurnal yang terakreditasi, terdiri dari 3 jurnal nasional dan 2 jurnal internasional dalam 10 tahun terakhir yaitu 2021 - 2011 dengan hasil penelusuran menggunakan kata kunci ?karakteristik fisik?, ?formulasi lipstik?, dan ?Hylocereus polyrhizus?. Hasil : Formulasi lipstik buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) menggunakan bahan dasar lilin dan lemak dengan campuran lemak memiliki karakteristik sifat fisik titik lebur > 46 o C, bentuk tidak retak / cacat, warna kurang homogen, pH antara 4 ? 6,5. Lipstik yang dihasilkan memiliki daya sebar dan daya lekat dilihat dari ketahanan yang baik, tidak iritasi serta memiliki stabilitas yang baik selama penyimpanan 1 bulan. Formulasi lipstik dengan basis lilin konsentrasi ? 15% akan meningkatkan kekerasan lipstik sehingga tidak mudah retak. Simpulan : Formulasi lipstik dari buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) memenuhi kriteria persyaratan sifat fisik meliputi titik lebur, pH, organoleptis, daya sebar, daya oles / daya lekat, stabilitas lipstik dan kekerasan sesuai persyaratan serta tidak menyebabkan terjadinya iritasi, homogen dan tetapi ada yang kurang homogen dikarenakan konsentrasi ekstrak tinggi sehingga minyak yang tersedia tidak mencukupi dan terjadi pemisahan fase trigliserida dalam struktur kristal lemak nabati. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo