Abstract :
ABSTRAK
Latar Belakang : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan
antibiotik dan ketepatan penggunaan antibiotik berdasarkan tepat pasien, tepat
indikasi, tepat obat dan tepat dosis pada pasien infeksi saluran pernapasan akut
bawah di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit ?X?.
Metode : Penelitian ini berupa penelitian non eksperimental dengan pengumpulan
data dilakukan secara retrospektif tahun 2020 terhadap pasien infeksi saluran
pernapasan akut bawah di instalasi rawat inap Rumah Sakit ?X? yang memenuhi
kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan sampel dengan consecutive
sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 90 pasien. Analisa data dilakukan
secara deskriptif.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak menderita infeksi
saluran pernapasan akut bawah berdasarkan jenis kelamin adalah laki-laki 55
pasien (61,11%), berdasarkan usia adalah pasien balita 53 pasien (60%).
Golongan antibiotik yang paling sering diresepkan adalah golongan sefalosporin
generasi III yaitu ceftriaxon i.v 39 pasien (43,33%). Evaluasi penggunaan
antibiotik meliputi tepat pasien sebanyak 90 pasien (100%), tepat indikasi 90
pasien (100%), tepat obat 13 pasien (14,44%) dan tepat dosis 47 pasien (52,22%).
Simpulan : Antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu ceftriaxon i.v 39
pasien (43,33%). Evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien infeksi saluran
pernapasan akut bawah meliputi tepat pasien sebanyak 90 pasien (100%), tepat
indikasi 90 pasien (100%), tepat obat 13 pasien (14,44%) dan tepat dosis 47
pasien (52,22%).
Kata Kunci : antibiotik, ISPA bawah, evaluasi, ketepatan