Abstract :
ABSTRAK
Latar Belakang : Waktu tunggu merupakan lamanya waktu pasien menunggu
pelayanan kefarmasian sampai mendapatkan obat, menunggu dalam waktu yang
lama menyebabkan ketidak puasan pasien. Penyebab utama lamanya waktu
pelayanan pasien di Instalasi Farmasi salah satunya yaitu banyaknya pasien yang
berkunjung, pemeriksaan resep terlebih dahulu oleh petugas apotek dan penyiapan
obat, terbatasnya staf pelayanan kefarmasian lainnya. kualitas pelayanan
kefarmasian dapat dilihat melalui beberapa dimensi seperti dimensi tangible,
reliability, responsiveness , assurance , empathy.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara waktu tunggu pelayanan resep
dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Bergas Kabupaten semarang.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian secara kuantitatif non eksperimental
dengan pengambilan data secara prospektif dengan media google form.
Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling sampel sebanyak
100 sampel yang merupakan pasien yang menunggu dalam pelayanan resep obat.
Hasil : Hasil penelitian waktu tunggu pelayanan resep dikatakan sesuai standar
sebesar 98% , sedangkan yang tidak sesuai standar sebesar 2%. Untuk hasil dari
kepuasan pasien di instalasi farmasi Puskesmas Bergas kabupaten Semarang, pada
variable sangat puas sebesar 42%, puas sebesar 54 % dan untuk yang kurang puas
sebesar 4%. Pada uji chi square menunjukan hasil uji statistit di dapatkan nilai p
0,094 > 0,05 yang menunjukan tidak adanya hubungan antara waktu tunggu
pelayanan resep dengan tingkat kepuasan pasien.
Kesimpulan : Kualitas pelayanan resep di instalasi farmasi Puskesmas Bergas
Kabupaten Semarang kepada pasien dikategorikan puas dan tidak adanya hubungan
antara waktu tunggu pelayanan resep dengan tingkat kepuasan.
Kata Kunci : waktu tunggu, kepuasan pasien, Puskesmas