Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Riyanto, Ade
Sunnah, Istianatus
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-10-27 02:55:49
Abstract :
Latar Belakang: Kulit batang faloak (Sterculia quadrifida R. Br) merupakan
tanaman khas NTT yang diduga mengandung kandungan senyawa metabolit
sekunder berupa senyawa fenolik dan flavonoid yang memiliki aktivitas sebagai
antioksidan. Tujuan dari penelitian untuk mengkaji potensi kulit batang faloak
(Sterculia quadrifida R. Br) sebagai antioksidan.
Metode: Metode penelitian yang digunakan metode review artikel pada 1 jurnal
internasional (2019) dan 5 jurnal nasional (2015-2019). Data berdasarkan artikel
yang dimuat di jurnal terindeks, kemudian dianalisa secara deskriptif dengan cara
memaparkan hasil penelitian.
Hasil: Ekstrak kulit batang faloak memiliki potensi sebagai antioksidan terhadap
radikal bebas DPPH, radikal peroksida, serta logam berat Pb, Cd, serta Hg. Nilai
IC50 yang dihasilkan terhadap penghambatan radikal bebas DPPH antara 2,51
(?g/ml) ? 45, 628 (?g/ml). Persentase kemampuan untuk penangkapan radikal
bebas peroksida berkisar antara 23-87%. Semakin besar persentase penangkapan
radikal, semakin besar aktivitas antioksidan. Ekstrak kulit batang faloak juga
memiliki kemampuan untuk menurunkan kandungan radikal bebas berupa logam
berat Pb, Cd, dan Hg dengan konsentrasi 16,00 mg/mL.
Simpulan: Ekstrak kulit batang faloak memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat
terhadap penghambatan radikal DPPH, penangkapan radikal peroksida serta
mereduksi logam berat Pb, Hg, dan Cd karena memiliki kandungan senyawa
metabolit sekunder flavonoid.
Kata Kunci: Faloak, Antioksidan, DPPH, Reduksi H2O2, Electron Spin Resonance
Kepustakaan: 35 (2009-2020)