Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Deniansyah, Deniansyah
Pujiastuti, Anasthasia
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-10-28 02:41:27
Abstract :
Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) merupakan tumbuhan
yang banyak terdapat di Asia Tenggara salah satunya di Indonesia. Tumbuhan
karamunting banyak dimanfaatkan oleh masyarakat karena dapat digunakan sebagai
obat alami salah satunya digunakan masyarakat sebagai obat luka. Tujuan penelitian
ini memformulasikan ekstrak daun karamunting menjadi sediaan krim yang baik
dengan mengevaluasi mutu fisik dan stabilitas mekanik yang dibuat dengan
kombinasi emulgator asam stearat dan trietanolamin.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan
kombinasi emulgator asam stearat dan trietanolamin untuk memenuhi persyaratan uji
sediaan krim yang dianalisis dengan uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar,
daya lekat, viskositas dan stabilitas mekanik.
Hasil Penelitian : Hasil uji organoleptik ketiga formula krim memiliki warna hijau,
aroma khas, tekstur lembut. Pada uji homogenitas, ketiga sediaan krim menunjukkan
hasil yang homogen. Pada pengukuran pH F1-F3 5,39; 5,42; 5,43. Pada pengujian
daya sebar F1-F3 5,4; 4,7; 4,5 cm. Pada uji daya lekat F1-F3 0,6; 0,8; 1 detik. Pada
uji viskositas F1-F3 9.336; 9.648; 10.320 cP. Pada uji mekanik, formula 1
menunjukkan pemisahan fase formula 2 dan 3 tidak menunjukkan pemisahan fase.
Kesimpulan : Ekstrak daun karamunting dapat diformulasikan menjadi sediaan krim.
Kombinasi emulgator asam stearat dan trietanolamin dengan perbedaan
konsentrasi dapat mempengaruhi mutu fisik dan stabilitas mekanik tetapi tidak
berpengaruh pada organoleptis, tipe krim dan homogenitas.