DETAIL DOCUMENT
ANALISIS ANTALGIN DALAM JAMU PEGAL LINU YANG DIJUAL DI TOKO JAMU YOGYAKARTA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Aprilia Foudubun, Olivia
Minarsih, Tri
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2021-10-28 03:13:36 
Abstract :
Tingginya minat masyarakat terhadap produk jamu seringkali dimanfaatkan oleh para oknum produsen untuk menambahkan bahan kimia obat (BKO) kedalam jamu yang diproduksi. Berdasarkan beberapa kasus tentang BKO dalam jamu pegal linu yang berhasil diungkapkan BPOM, Antalgin adalah BKO yang paling sering ditemukan. Tujuan : Mengetahui ada atau tidaknya antalgin di dalam jamu pegal linu serta berapa kadar antalgin yang terdapat dalam jamu pegal linu yang dijual di beberapa toko jamu daerah Yogyakarta. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan metode reaksi warna sebagai analisis kualitatif dan metode spektrofotometri UV-Vis sebagai analisis kuantitatif. Hasil : Hasil analisis kualitatif menunjukan dari 5 sampel jamu yang diuji, terdapat 4 sampel jamu yang diduga mengandung antalgin berdasarkan reaksi warna dengan KMnO 4 dan I 2, kemudian dilanjutkan ke analisis kuantitatif. Hasil analisis kuantitatif menunjukan kadar antalgin yang diperoleh pada keempat sampel dengan metode spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 265 nm berdasarkan kurva kalibrasi antalgin dengan pelarut air adalah sampel A 79,91 %, sampel B 82,84 %, sampel C 5,04 % dan sampel E 3,87 %. Kesimpulan : Terdapat antalgin di dalam 4 sampel jamu yang dijual di toko jamu daerah Yogyakarta dengan kadar antalgin sebesar 79,91%, 82,84%, 5,04% dan 3,87%. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo