Abstract :
ABSTRAK
Latar belakang: Kepatuhan penderita untuk meminum obat memegang
peranan sangat penting pada keberhasilan penyembuhannya untuk melindungi
kandungan glukosa darah serta tekanan darah dalam rentang wajar. Tujuan
dari penelitian ini adalah mengetahui korelasi nilai kadar HbA1c dengan
kepatuhan minum obat menggunakan skor MARS-5 pada pasien DM tipe 2.
Metode: Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitin cross sectional,
pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah
sampel 22 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner MARS-5
dan rekam medis pasien.
Hasil: Dari hasil penelitian data demografi responden yaitu responden
berjenis kelamin perempuan ada 18 (81%) responden dan berjenis kelamin
laki ? laki sebanyak 4 (19%) responden. pengobatan pada pasien diabetes
mellitus tipe di Puskesmas Ngaliyan ini menggunakan pola terapi monoterapi
dan terapi kombinasi 2 obat. Pola terapi yang menggunakan monoterapi yaitu
sebanyak 5 (23%) responden, yang menggunakan pola terapi kombinasi 2
obat yaitu sebanyak 17 (77%) responden. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan Uji Spearman Test dengan nilai >0,05. Hasil penelitian yang
diperoleh yaitu tidak ada hubungan antara kepatuhan minum obat dengan
kadar HbA1c pasien di Puskesmas Ngaliyan Semarang (p = 0,631).
Simpulan: Tidak ada hubungan antara Tingkat kepatuhan dengan kadar
HbA1c pasien DM tipe 2 peserta Prolanis di Puskesmas Ngaliyan.
Kata kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2, Kepatuhan, HbA1c, MARS-5