Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ma’mun, Khairudin
Retno Karminingtyas, Sikni
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-10-28 03:20:44
Abstract :
Latar Belakang : Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) merupakan suatu penyakit yang
dapat menular. Tatalaksana terapi pengobatan ISPA yaitu penggunaan antibiotik, namun
penggunaan antibiotik sering tidak dikonsumsi sesuai pedoman. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis ketepatan dosis antibiotik pada pasien dengan infeksi saluran pernapasan atas.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental (observasional) dengan
pendekatan retrospektif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 47 yang memenuhi kriteria
inklusi. Data yang didapat dianalisis secara deskriptif.
Hasil : Berdasarkan riset ini, jenis kelamin terbanyak laki-laki berjumlah 27 pasien (57,5%),
usia didominasi oleh usia dewasa akhir berjumlah 29 pasien (61,70%). Penggunaan antibiotik
terbanyak pada golongan penisilin jenis antibiotik amoxicillin berjumlah 37 pasien (78,72%).
Penggunaan antibiotik lainnya seperti cefadroxil berjumlah 7 (14,89%), eritromisin berjumlah
2 pasien (4,25%) dan cefixime berjumlah 1 pasien (2,13%). Ketepatan dosis antibiotik
berjumlah 10 pasien (21,28%) dan overdose berjumlah 37 pasien (78,72%).
Kesimpulan : Ketepatan dosis antibiotik berjumlah 10 pasien (21,28%) dan overdose
berjumlah 37 pasien (78,72%).
Kata Kunci : infeksi, dosis, antibiotik, pernafasan