Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Anggraeni, Ryke
Andayani, Ari
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2021-10-28 04:15:51
Abstract :
Latar Belakang:Salah satu metode non farmakologi untuk mengurangi nyeri persalinan yaitu teknik relaksasi nafas.Teknik relaksasi yang sederhana terdiri atas napas abdomen dengan frekuensi lambat, berirama. Teknik tercepat dan termudah untuk meningkatkan relaksasi adalah menginstruksikan wanita untuk menarik napas dalam dan kemudian relaks saat menghembuskan napas. Angka Kematian Ibu di Provinsi Kalimantan Barat tercatat sebanyak 95 kasus kematian ibu sehingga jika dihitung angka kematian ibu jadi 95per 100.000 kelahiran hidup. Sedangkan Kabupaten Kubu Raya selama tahun 2019 ada 16 kasus kematian ibu yang ditemukan dan dilaporkan.
Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang relaksasi nafas dalam pengurangan intensitas nyeri persalinan berdasarkan umur, pendidikan dan pekerjaan di Rumah Bersalin Windiyati pada tahun 2021.
Metode:Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Tempat penelitian di Rumah Bersalin Windiyati. Populasi dalam penelilitian ini seluruh ibu hamil yang mendapat pelayanan kesehatan di tempat penelitian pada bulan Desember sampai Januari 2021 dan sampel sebanyak 24 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental samplingpelaksanaan penelitian menggunakan instrumen kuesioner.
Hasil dan Simpulan:Hasil penelitian dari 24 responden ibu hamil sebagian dari responden memiliki pengetahuan yang cukup yaitu 14 responden (58,3%), sebagian kecil dari responden memiliki pengetahuan kurang yaitu 8 responden (33,3%), dan sangat sedikit dari responden memiliki pengetahuan baik yaitu 2 responden (8,3%). Maka diperoleh kesimpulan bahwa pengetahuan sebagian dari responden ibu hamil tentang relaksasi nafas dalam pengurangan intensitas nyeri persalinan adalah berpengetahuan cukup.