Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Luqman H, Abdillah
Laila Vifta, Rissa
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-10-28 07:12:32
Abstract :
Sinar ultraviolet UV B pada sinar matahari dapat memiliki efek
yang buruk terhadap kulit. Tabir surya merupakan salah satu sediaan yang mampu
melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet. Buah parijoto (Medinilla Speciosa)
memiliki kandungan senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas biologis sebagai
antioksidan. Formulasi sediaan gel dapat mempermudah dalam penggunaanya
secara topikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi
ekstrak buah parijoto terhadap stabilitas karakteristik fisik gel, serta efektivitas
tabir surya terhadap perlindungan sinar UV-B.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol
96%. Skrining fitokimia dengan KLT, pengujian stabilitas fisik meliputi
homogenitas, organoleptis, uji pH, uji daya sebar, viskositas, uji daya lekat
dengan penyimpanan di suhu (10 0 C) dan (40 0 C) serta pengukuran nilai SPF
sediaan tabir surya gel menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan panjang
gelombang 290-320 nm (UV-B).
Hasil: Rendemen ekstrak hasil maserasi diperoleh sebesar 21,83%. Nilai SPF
formula gel ekstrak etanol 96% buah parijoto F1 (0,5%) sebesar 4,99 dengan
kategori sedang, F2 (1%) sebesar 8,50, dan F3 (1,5%) sebesar 11,22 dengan
kategori maksimal. Hasil uji sifat fisik gel memenuhi syarat standart uji sifat fisik
selama penyimpanan 5 siklus selama 10 hari pada parameter uji homogenitas, uji
pH, uji daya sebar, viskositas, uji daya lekat, tetapi tidak memenuhi syarat uji
organoleptis sehingga dapat disimpulkan sediaan gel ekstrak buah parijoto tidak
stabil.
Kesimpulan: Formulasi gel ekstrak etanol 96% buah parijoto memenuhi sifat
fisik masing-masing persyaratan standart uji, tidak stabil dalam uji stabilitas,
semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan semakin besar nilai SPF yang
dihasilkan pada tiap formula.