DETAIL DOCUMENT
KAJIAN EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli DAUN KEMANGI (Ocimum Basillicum L.) DALAM FORMULASI HANDSANITIZER
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Maharani, Sagita
Agitya, Resti Erwiyani
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2021-11-02 01:37:48 
Abstract :
Daun kemangi mengandung berbagai metabolit sekunder yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Pemanfaatan daun kemangi dalam bentuk sediaan topikal perlu dilakukan untuk meningkatkan efektifitasnya. Sediaan daun kemangi dapat diformulasi dalam bentuk sediaan yang praktis dan mudah digunakan seperti gel handsanitizer. Tujuan: Untuk menganalisis efektivitas daun kemangi (Ocimum basillicum L.) dan mengkaji kandungan metabolit sekunder yang terkandung sebagai antibakteri dalam formulasi handsanitizer terhadap bakteri E.coli dan S.aureus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain literatur review. Penelitian dilakukan dengan menganalisis lima artikel yang bereputasi baik nasional (terakreditasi SINTA) maupun internasional (terakreditasi Scimago). Penelusuran artikel dilakukan melalui Google cendekia dengan beberapa kata kunci seperti ?daun kemangi?, ?aktivitas antibakteri?, ?gel handsanitizer?. Hasil: Pada ekstrak daun kemangi (Ocimum basillicum L.) sediaan handsanitizer memiliki konsentrasi yang efektif terhadap bakteri E.coli yaitu konsentrasi 3% dengan diameter 11,44 mm termasuk kategori kuat dan konsentrasi 5% berdiameter 15,33 mm termasuk kategori kuat, sedangkan pada bakteri S.aureus dengan konsentrasi 3% diameter 9,55 dan konsentrasi 5% diameter 9,99 mm masuk dalam kategori sedang sehingga diketahui bahwa efektivitas daun kemangi (Ocimum basillicum L.) akan berefek kuat terhadap bakteri E.coli dibandingkan dengan bakteri S.aureus. Simpulan: Ekstrak daun kemangi memiliki aktivitas sebagai antibakteri dalam sediaan gel handsanitizer dengan aktivitas sedang pada bakteri S aureus dan aktivitas kuat pada bakteri E.coli. Senyawa metabolit sekunder yang bertanggung jawab sebagai antibakteri adalah minyak esensial, flavonoid, saponin, alkaloid dan tannin 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo