Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Avika Maulidina, Raden Roro
Minarsih, Tri
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-01 03:14:06
Abstract :
Penyangraian biji kopi dilakukan menggunakan suhu tinggi
yang menyebabkan perubahan komposisi kimia dari biji kopi dan menghasilkan
akrilamida yang bersifat karsinogenik. Tujuan penelitian ini untuk melakukan
kajian tentang kandungan akrilamida di dalam kopi dengan metode HPLC dan
GC-MS.
Metode : Penelitian dilakukan dengan metode literatur review menggunakan
artikel acuan yang terdiri dari 2 artikel nasional dan 3 artikel internasional.
Hasil : Metode HPLC pada artikel 1, 2 dan 4 memiliki linearitas yang baik. R
2
masing-masing adalah 0,9996; 0,9989; dan 0,9997. Akurasi dan RSD yang baik
kecuali artikel 4. Akurasi masing-masing adalah 99-104% dan 92-95%. RSD
masing-masing adalah 0,207%; ?2% dan <5%. Metode GC-MS pada artikel 3
memiliki linearitas dan akurasi yang memenuhi persyaratan yaitu sebesar 0,999
dan 99-105% dengan presisi yang tidak memenuhi persyaratan sebesar 2,6%
sedangkan pada artikel 5 linearitas, akurasi dan presisi tidak memenuhi syarat
yaitu R
2
0,991, akurasi 79-90% (metode A) 81-91% (metode B) dan RSD <9%.
Kadar akrilamida pada artikel 1 0,128 ? 1,46 1 ?g/kg, artikel 2 0,060 ? 0,072
?g/kg, artikel 3 77,7 - 212,5 ?g/kg, artikel 4 150 ? 327 ?g/kg, dan artikel 5 154 -
495 ?g/kg.
Kesimpulan : Metode HPLC yang digunakan pada artikel 1 dan 2 memenuhi
persyaratan validasi linearitas, akurasi dan presisi sedangkan artikel 4 memenuhi
persyaratan validasi linearitas dengan kadar akrilamida 0,060 ? 327 ?g/kg.
Metode GC-MS yang digunakan pada artikel 3 memenuhi persyaratan validasi
linearitas dan akurasi sedangkan artikel 5 tidak memenuhi persyaratan validasi
dengan kadar akrilamida 77,7 - 495 ?g/kg.