Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ima Wuri Handayani, Ni
Susilo, Jatmiko
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-01 03:14:45
Abstract :
Latar Belakang : Penyakit impetigo dan jerawat merupakan infeksi kulit yang
disebabkan oleh bakteri, Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes.
Daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) digunakan sebagai tanaman obat yaitu
untuk pencegah luka. Kajian artikel ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas
antibakteri ekstrak daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) terhadap
Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes.
Metode : Kajian sistemati menggunakan 4 artikel nasional terindeks SINTA
(Science and Technology Index) dan 1 artikel internasional terindeks SJR
(Scimago Journal & Country Rank).
Hasil : Hasil menunjukkan ekstrak daun bandotan (Ageratum conyzoides L.)
memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan
Propionibacterium acnes. Skrining fitokimia menunjukkan ekstrak daun bandotan
mengandung senyawa flavonoid, tanin, alkaloid, terpenoid, glikosida (saponin).
Zona hambat terhadap Staphylococcus aureus 10 ? 15 mm, kategori lemah, dan
Konsentrasi Hambat Minimum 12,5 mg/ml, sedangkan terhadap bakteri
Propionibacterium acnes 50 mg/ml.
Kesimpulan : Ekstrak daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) memiliki
aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Propionibacterium
acnes. Senyawa dalam ekstrak daun Bandotan teridentifikasi flavonoid, tanin,
alkaloid, terpenoid, dan glikosida.
Kata Kunci : Ageratum conyzoides L., Staphylococcus aureus,
Propionibacterium acnes
(xix + 135 halaman + 20 tabel + 6 lampiran)