Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Mursyidah, Luluk
Resti Erwiyani, Agitya
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-01 03:23:47
Abstract :
Latar Belakang : Labu kuning (Cucurbita maxima D.) merupakan tanaman
sayuran yang memiliki zat aktif alami yang dapat dimanfaatkan sebagai perawatan
kulit. Menurut penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya, labu kuning memiliki
kandungan senyawa flavonoid yang dapat dimanfaatkan sebagai tabir surya.
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan tanaman tersebut menjadi sediaan
krim dengan sifat fisik yang sesuai persyaratan dan mengetahui kemampuan
sediaan krim terhadap sinar UV-B berdasarkan nilai SPF (Sun Protector Factor).
Metode : Penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Dilakukan ekstraksi
daging buah labu kuning dengan metode maserasi selama 5 x 24 jam menggunakan
pelarut etanol 96%. Hasil ekstrasi dibuat menjadi sediaan krim dengan konsentrasi
ekstrak 5%, 10% dan 15%. Krim ekstrak etanol 96% labu kuning dilakukan evaluasi
sifat fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat dan
viskositas. Pengujian nilai SPF dilakukan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis.
Hasil : Ekstrak etanol 96% daging buah labu kuning memiliki rendemen sebesar
24,69%. Sediaan krim ekstrak etanol 96% daging buah labu kuning memiliki
karakteristik fisik yang baik sesuai pada uji organoleptis, homogenitas, pH, daya
sebar, daya lekat dan viskositas. Pengujian nilai SPF pada rumus Mansur
menunjukkan ekstrak 5%, 10%, dan 15% memiliki nilai SPF berturut ? turut
sebesar 2,14 (proteksi minimal); 4,69 (proteksi sedang); dan 5,77 (proteksi sedang).
Pengujian nilai SPF pada metode AUC menunjukkan ekstrak 5%, 10%, dan 15%
memiliki nilai SPF berturut ? turut sebesar 2,72 (proteksi minimal); 8,60 (proteksi
minimal); dan 14,42 (sedang).
Simpulan : Sediaan krim ekstrak etanol 96% daging buah labu kuning memiliki
sifat fisik krim yang sesuai persyaratan dan mampu memberikan perlindungan pada
sinar UV-B.
Kata kunci : ekstrak etanol 96%, labu kuning (Cucurbita maxima D.), nilai SPF
Kepustakaan : 33 (2011 ? 2019)