DETAIL DOCUMENT
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP PENENTUAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK BUAH PARIJOTO (Medinilla speciosa) ASAL BANDUNGAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Saputra, Yoga
Laila Vifta, Rissa
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2021-11-01 03:35:53 
Abstract :
Latar Belakang : Salah satu spesies tanaman Indonesia yang belum banyak dikaji pemanfaatannya sepenuhnya yang berhubungan dengan obat-obatan adalah tanaman parijoto (Medinilla Speciosa). Tanaman ini diketahui memiliki kandungan senyawa flavonoid yang mempunyai aktifitas farmakologis sebagai antioksidan, antidiabetes, antikolesterol, dan antikanker. Pada penelitian ini dilakukan tiga metode ekstraksi untuk mengetahui metode yang tepat dalam pengambilan senyawa flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode ekstraksi pada kadar penetuan flavonoid total ekstrak buah parijoto dengan pembanding kuersetin dan rutin. Metode : Penelitan ini bersifat eksperimental dimana sampel yang digunakan buah parijoto asal Bandungan, metode ekstraksi yang digunakan yaitu maserasi, digesti dan refluks dengan pelarut etanol 96%. Pengujian flavonoid dilakukan secara uji kualitatif dan uji kuantitatif dengan pembanding kuersetin dan rutin. Hasil dianalisis secara statistik. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kandungan senyawa flavonoid pada masing ? masing metode ekstraksi buah parijoto dengan kadar flavonoid total pembanding kuersetin dengan metode ekstraksi berturut-turut yaitu digesti (468,36 mgQE/g) refluks (456,36 mgQE/g) maserasi (310,03 mgQE/g) pembanding rutin dengan metode ekstraksi digesti (99,39 mgRi/g) refluks (96,62 mgRi/g) maserasi (73,29 mgRi/g). Simpulan : Metode ekstraksi digesti (468,36 mgQE/g) dengan pembanding kuersetin memiliki kadar total flavonoid tertinggi pada uji one way anova dengan nilai signifikansi (p0,000< 0,005). Kata Kunci : Buah parijoto (Medinilla speciosa), Ekstraksi, Kadar flavonoid. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo