Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Alfiansyah, Muhammad
Oktianti, Dian
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-01 04:00:06
Abstract :
Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang cukup berbahaya di
seluruh dunia karena hipertensi merupakan faktor risiko utama yang mengarah
kepada penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan
penyakit ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi gambaran penggunaan
obat hipertensi di Apotek Kartini Ambarawa periode Januari ? April 2021.
Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan
pengambilan data secara retrospektif dengan mengumpulkan data sekunder yang
diperoleh dari lembar resep pasien hipertensi di Apotek Kartini Ambarawa periode
Januari ? April 2021.
Hasil Penelitian: Berdasarkan jenis kelamin pasien perempuan (53,3%), pasien laki-
laki (46,7%). Berdasarkan usia pasien lansia awal (33,6%), dewasa akhir (29%),
lansia akhir (19,6%), manula (12,2%), dewasa awal (5,6 %). Berdasarkan jenis obat
antihipertensi tunggal amlodipine (48,9%), candesartan (27,8%), propanolol (7,8%),
captopril (5,6%), bisoprolol (3,3%), lisinopril dan valsartan (1,1%). Berdasarkan jenis
kombinasi 2 obat antihipertensi amlodipine dan candesartan (41,2%), amlodipine dan
bisoprolol (35,3%), furosemide dan candesartan (11,7%), candesartan dan atenolol,
furosemide dan spironolactone (5,9%).
Kesimpulan: Karakteristik pasien yang mendapatkan penggunaan obat antihipertensi
periode Januari ? April 2021 di Apotek Kartini Ambarawa bahwa pasien hipertensi
paling banyak diderita oleh perempuan (53,3%). Kemudian dapat diketahui bahwa
pasien hipertensi paling banyak diderita oleh pasien lansia awal (33,6%). Jenis obat
antihipertensi tunggal paling banyak digunakan yaitu amlodipine (48,9%). Jenis
kombinasi 2 obat antihipertensi yang paling banyak digunakan yaitu amlodipine dan
candesartan (41,2%).
Kata kunci: Tekanan darah, hipertensi, antihipertensi.