Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Triwahyuni, Ela
Sunnah, Istianatus
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-01 04:12:22
Abstract :
Latar Belakang : Centella asiatica L. diketahui mempunyai kandungan metabolit sekunder
berupa senyawa asam amino, flavonoid, triterpenoid, alkaloid, steroid, saponin, tannin, dan
minyak atsiri. Tujuan dari review artikel ini untuk membandingkan aktivitas antioksidan yang
terdapat pada daun pegagan dengan menggunakan berbagai variasi pelarut dan berbagai macam
metode ekstraksi.
Metode : Metode yang digunakan yaitu literature review. Artikel yang digunakan berupa desain
deskriptif dimana mengambil dari 5 jurnal eksperimental yang akan dijabarkan secara detail.
Artikel yang digunakan berupa 2 artikel international yang terindeks scopus dan 3 artikel nasional
yang sudah terakreditasi Sinta.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dengan menggunakan pelarut metanol dan
fraksi bebas triterpene (CAE-FF) menghasilkan nilai IC50 65,71 ?g/mL dan 115,91 ?g/mL.
Ekstrak dengan pelarut kloroform menghasilkan % reduksi antara 5,76- 29,44%. Ekstrak dengan
pelarut 96% menghasilkan nilai IC50 78,26 ?g/mL. Ekstrak dengan metode maserasi
menggunakan metanol memiliki nilai IC50 481,64 ?g/mL, sedang maserasi menggunakan etanol
70% dan air menghasilkan nilai IC50 20,43 ?g/mL dan 64,61 ?g/mL.
Kesimpulan : Ekstraksi pegagan Centella asiatica dengan menggunakan metode maserasi mampu
menarik senyawa metabolit yang lebih tinggi dan penggunaan pelarut etanol 70% mempunyai
kemampuan penghambatan radikal DPPH sangat kuat
Kata Kunci : Centella asiatica L., Flavonoid, Antioksidan, DPPH
Kepustakaan : 43 (1988-2021)