Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Prabowo, Dani
Dyahariesti, Niken
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-02 02:22:03
Abstract :
Latar Belakang : Penyakit HIV/AIDS merupakan sekumpulan gejala yang mengakibtakan
hilangnya kekebalan tubuh. Tingginya kasus HIV-AIDS yang ada di Kabupaten Semarang yang
termasuk dalam zona merah tentu menimbulkan dampak buruk baik dari segi kesehatan maupun
non kesehatan.
Tujuan : Untuk mengetahui gambaran pengobatan HIV/AIDS di Puskesmas Bergas Kabupaten
semarang.
Metode : Metode yang digunakan ialah observasional dengan pengumpulan data secara
retrospektif yaitu dengan melihat data rekam medis pasien HIV/AIDS di Puskesmas Bergas pada
trimester awal tahun 2021. Sampel yang digunakan sebanyak 50 pasien dengan analisa data
menggunakan analisa univariat.
Hasil : Penelitian ini menunjukan hasil dengan pasien berjenis kelamin laki-laki sebesar 66 %
dan perempuan sebesar 34% dengan mayoritas stadium klinis 1 sebesar 88 %.Penggunaan
kombinasi obat untuk pasien pengidap HIV/AIDS adalah sebagai berikut kombinasi obat
Tenovovir + Lamivudin + Evavirenz sebesar 54%,Lamivudin + Nevirapin + Tenovovir sebesar
38%,Didanosin + Nevirapin sebesar 4 %, Didanosin + Evavirenz sebesar 2%, dan Aluvia sebesar
2%. Pada variabel efek obat terhadap berat badan pasien yang sudah mendapatkan terapi ARV 37
pasien mengalami kenaikan berat badan dan 13 pasein belum mnegalami kenaikan berat badan,hal
ini menunjukan efek obat terapi ARV berpengaruh terhadap perubahan berat badan.
Kesimpulan : Terapi Antiretroviral di Puskesmas Bergas Kabupaten Semarang mayoritas berjenis
kelamin laki-laki dengan stadium klinis 1 dan diberikan trapi first line kombinasi FDC ARV.
Kata Kunci : Antiretroviral, HIV, AIDS, terapi