Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Jannah, Miftahul
Putri Luhurningtyas, Fania
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-02 03:55:19
Abstract :
Latar Belakang : Kulit, daging buah dan daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa
(Scheff) Boerl) mengandung senyawa flavonoid, saponin dan alkaloid. flavonoid berfungsi
sebagai antioksidan yang mampu melindung sel dan mempertahankan keutuhan struktur sel
beta pankreas. Saponin bekerja dengan cara menghambat kerja enzim ?-glukosidase yang
berfungsi untuk mengubah karbohidrat menjadi glukosa, sedangkan alkaloid berperan dalam
menghambat pertumbuhan dan membunuh mikroorganisme penyebab penyakit serta
mempercepat hidrolisasi dan reduksi asam karboksilat dalam metabolisme karbohidrat
sehingga mampu mengurangi timbunan gula dalam darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk
melakukan kajian literature terhadap efektivitas daun, kulit dan daging buah mahkota dewa
(Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl) secara in vivo sebagai agen penurun kadar gula darah.
Metode : Metode penelitian yang digunakan yaitu review jurnal yang diambil dari 4 jurnal
yang terindeks nasional (SINTA) dan internasional (SCOPUS) tentang efektivitas penurunan
kadar glukosa darah dari daun, kulit dan buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff)
Boerl) yang diterbitkan dari tahun 2011-2020.
Hasil : Bagian tumbuhan mahkota dewa mempunyai efektivitas sebagai penurunan kadar
glukosa darah secara in vivo antara lain daun, kulit dan daging buah mahkota dewa. Dosis
pada kulit buah mahkota dewa sebagai antihiperglikemia sebesar 50% 2x sehari diberikan
secara oral. Dosis bagian daun mahkota dewa sebesar 28mg/200gramBB/hari diberikan
secara oral. Dosis bagian daging buah mahkota sebesar 1gram/kgBB/hari sampai
300gram/200gramBB/hari diberikan secara oral.
Kesimpulan : Ekstrak daun, kulit dan daging buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa
(Scheff) Boerl) mempunyai aktivitas yang mampu menurunkan kadar glukosa darah dengan
berbagai variasi dosis.
Kata Kunci : Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl), Ekstrak, Kadar Glukosa
Darah, In Vivo
Kepustakaan : 75 (2011-2020)