Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Anjas Sari, Santika
Luhurningtyas, Fania Putri
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-03 02:43:29
Abstract :
Imunomodulator merupakan zat ataupun obat yang dapat mengembalikan ketidakseimbangan sistem kekebalan yang terganggu dengan cara merangsang dan memperbaiki fungsi sistem kekebalan. Salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai imunomodulator adalah buah mengkudu.Komponen utama mengkudu adalahskopoletin, alkaloid, dan antrakuinon.Skopoletin merupakan senyawa golongan kumarin sederhana. Senyawa golongan kumarin memiliki efek farmakologis yangmemiliki aktifitas sebagai imunomodulator.Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan kajian literatur mengenai aktivitas imunomodulator ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L) secara invivo.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain literatur review. Penelitian dilakukan dengan menganalisis lima artikel dengan tahun publikasi antara 2011-2021, 3 artikelterakreditasi Nasional SINTAdan2 artikel internasional terakreditasi Scimago. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google cendekia dengan beberapa kata kunci seperti ?buah mengkudu?, ?imunomodulator?, ?sistem imun?.
Hasil: Ekstrak buah mengkudu pada dosis 25mg/kgbb-300mg/kgbb dapat mempengaruhi aktivitas sel CD4+; CD8+; CD4+IFN-?; CD4+CD25 dan sel neutrofil (GR-1+) sebagai imunomodulator. Pada ekstrak buah mengkudu dosis 90mg/kgbb dan jus buah mengkudu murni dapat mempengaruhi aktivitas sel IFN-?; TNF-?; IL-1b dan IL-6. Pada dosis ekstrak buah mengkudu 1mg/kgbb-10mg/kgbb dapat mempengaruhi jumlah sel-sel leukosit, indeks fagositosis dan kapasitas fagositosis makrofag.
Simpulan: Ekstrak buah mengkudu memiliki aktivitas sebagai imunomodulator dengan mempengaruhi jumlah relatif sel CD4+; CD8+; CD4+IFN-?; CD4+CD25; IFN-?; TNF-?; IL-1b; IL-6; sel GR-1+; leukosit dan indeks serta kapasitas fagositosis makrofage