Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ambarwati, Kurnia
Retno Karminingtyas, Sikni
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-03 03:36:02
Abstract :
Latar Belakang: Infeksi saluran pernafasan akut merupakan infeksi yang terjadi pada saluran
pernafasan yang disebabkan virus, bakteri atau mikroorganisme lain. Penggunaan antibiotik
yang rasional dapat memberikan efektivitas terapi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevalusi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien anak dengan diagnosa ISPA atas.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan metode retrospektif
menggunakan rekam medik pasien rawat jalan penderita ISPA atas yang menerima antibiotik
di Klinik Pratama dr. Rini Susilowati Pringapus tahun 2020. Jumlah sampel yang diambil
adalah 82 sampel. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang
memenuhi kriteria inklusi. Analisa data secara deskriptif berdasarkan Pharmaceutical Care
tahun 2005 dan Drug Information Handbook edisi 21.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak menderita ISPA atas berdasarkan
jenis kelamin adalah laki-laki sebanyak 49 pasien (59,8%). Berdasarkan usia adalah pasien
dengan usia 5 tahun sebanyak 26 pasien (31,7%). Diagnosa paling banyak adalah Faringitis
sebanyak 39 pasien (47,6%). Golongan antibiotik yang paling sering diresepkan adalah
golongan penisilin, yaitu amoxicilin sebanyak 48 pasien (58,5%). Evaluasi penggunaan
antibiotik meliputi tepat indikasi sebanyak 82 pasien (100%), tepat pasien sebanyak 82 pasien
(100%), tepat obat sebanyak 59 pasien (72%) dan tepat dosis sebanyak 62 pasien (76%).
Simpulan: Evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien ISPA atas meliputi tepat indikasi
100%, tepat pasien 100%, tepat obat 72% dan tepat dosis 76%.
Kata Kunci: infeksi, pernafasan, antibiotik, evaluasi
Kepustakaan: 27 (2005-2020)