Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Wahyuningsih, Heni
Minarsih, Tri
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-03 04:12:07
Abstract :
Latar Belakang. Boraks termasuk dalam bahan tambahan yang dilarang digunakan
dalam makanan. Efek negatif yang ditimbulkan jika tertelan mengakibatkan efek pada
susunan syaraf pusat, ginjal dan hati. Boraks biasanya banyak di tambahkan pada
produk bakso. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya
kandungan boraks pada sampel bakso di beberapa kota di Indonsia dan untuk
mengetahui mengetahui kadar boraks pada sampel bakso di beberapa kota di
Indonesia
METODE : Penelitian dilakukan dengan metode literature review menggunakan
lima artikel yang terdiri dari 1 artikel internasional, 1 artikel nasional yang terdaftar di
SINTA, 3 Artikel nasional ISSN.
HASIL : Hasil analisis kualitatif kandungan boraks pada 5 artikel menunjukan
artikel pertama 36 sampel mengandung boraks, artikel kedua 1 sampel mengandung
boraks, artikel ketiga 3 sampel mengandung boraks, artikel keempat 1 sampel
mengandung boraks, dan artikel kelima 5 sampel mengandung boraks. Hasil analisis
kuantitatif artikel pertama kadar boraks 0,34% ? 3,41%, artikel kedua kadar boraks
1,02% (b/b), artikel tiga kadar boraks 0,0151-0,0210 % (b/b), artikel empat kadar
boraks sebesar 0,000382 % dan artikel lima tidak dilakukan uji kuantitatif.
Kesimpulan : Hasil analisis kualitatif kandungan boraks pada bakso yang dijual
dibeberapa kota di Indonesia adalah 46 sampel yang positif mengandung boraks.
Hasil analisis kuantitatif dengan kadar kandungan boraks rentang 0,000382 %.,
0,0151-0,0210 % (b/b) 0,34% , 1,02% (b/b), 3,41%
Kata Kunci : Bakso, Boraks, Pengawet, Indonesia