Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Nur Septianah, Rizki Nur
Luhurningtyas, Fania Putri
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-03 04:13:32
Abstract :
Hiperglikemia adalah peningkatan kadar glukosa darah
melebihi normal yang menjadi karakteristik diabetes mellitus. Prevalensi DM di
Indonesia setiap tahun meningkat. Indonesia merupakan urutan ke-7 diantara 10
negara dengan jumlah terbanyak 10,7 juta. Salah satu tanaman herbal yang
digunakan sebagai langkah preventif yaitu biji jinten hitam (Nigella sativa)
Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas dan pengaruh jinten hitam (Nigella sativa)
terhadap kadar glukosa darah pada hewan uji serta pengendalian kadar glukosa
darah puasa HbA1C pada pasien diabetes Mellitus tipe 2.
Metode: Jenis penelitian menggunakan metode literatur review mengenai kajian
aktivitas jinten hitam (Nigella sativa) sebagai antihiperglikemik. Artikel yang
digunakan terindex sinta dan scopus dengan tahun terbit 2012-2018.
Hasil: Jinten hitam dengan bentuk minyak atsiri, ekstrak maupun kapsul serbuk
mempunyai aktivitas antihiperglikemik secara uji praklinik dan uji klinik. Minyak
atsiri dosis 0,0117 ml/20 grBB - 68 ml/kgBB, ekstrak petroleum eter dosis 1
ml/grBB mampu menurunkan kadar glukosa darah pada hewan uji. Terdapat
pengaruh pengendalian nilai HbA1C pada pasien DM tipe 2 dengan pemberian
500 mg - 2 gr/hari
Kesimpulan: Biji jinten hitam memiliki aktivitas antihiperglikemia berdasarkan
uji praklinik dan uji klinik. Dosis 500-2gr/hari merupakan dosis terbaik karena
sudah teruji secara klinik dan tidak memiliki efek samping dalam jangka panjang.
Biji jinten hitam memiliki aktivitas anti hiperglikemik pada hewan uji dan
mempengaruhi pengendalian kadar glukosa darah puasa HbA1C pada pasian
diabetes Mellitus.