Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Amalia, Rizki
Dyahariesti, Niken
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-03 04:21:27
Abstract :
Latar belakang : Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan terapi hipertensi adalah
kepatuhan minum obat. Kepatuhan minum obat dapat membuat tekanan darah pasien hipertensi
terkontrol dalam nilai normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui tingkat
kepatuhan minum obat, gambaran tekanan darah, dan korelasi antara kepatuhan minum obat
dengan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Pemurus Baru Banjarmasin.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain non eksperimental obsevasional. Pengumpulan data
dilakukan secara prospektif. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 111 pasien hipertensi.
Metode pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data kepatuhan minum obat
dikumpulkan menggunakan kuesioner MMAS, data tekanan darah didapatkan dari hasil
pengukuran yang tercantum pada rekam medis dan diklasifikan menjadi tingkat hipertensi. Uji
distribusi frekuensi untuk mengklasifikasikan tingkat kepatuhan dan tingkat hipertensi. Uji
korelasi Spearman untuk mengetahui korelasi antara tingkat kepatuhan dengan tingkat
hipertensi.
Hasil : Tingkat kepatuhan minum obat mayoritas adalah tingkat kepatuhan minum obat rendah
(78,4%), kemudian tingkat kepatuhan tinggi (14,4%), dan tingkat kepatuhan sedang (7,2%).
Mayoritas sampel tergolong dalam hipertensi tingkat II (45,9%), kemudian hipertensi tingkat I
(36,1%), pre hipertensi (16,2%), dan normal (1,8%). Terdapat korelasi yang bermakna antara
kepatuhan minum obat dengan tingkat hipertensi, arah korelasi negatif, dan kekuatan korelasi
lemah (R = -0,264).
Simpulan : Tingkat kepatuhan minum obat mayoritas adalah tingkat kepatuhan minum obat
rendah. Mayoritas sampel tergolong memiliki hipertensi tingkat II. Adanya korelasi yang lemah
antara tingkat kepatuhan minum obat dengan tekanan darah (tingkat hipertensi).
Kata kunci : hipertensi, kepatuhan minum obat, tekanan darah.
Kepustakaan : 34 (2008-2020)