DETAIL DOCUMENT
KAJIAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI SABUN CAIR EKSTRAK LIDAH BUAYA ( Aloe Vera ) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Tanjani, Anansia
Pujiastuti, Anasthasia
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2021-11-03 04:29:12 
Abstract :
Latar Belakang: Tubuh manusia mudah terinfeksi oleh bakteri yang menyebabkan iritasi pada kulit maupun bagian dalam dari tubuh manusia salah satunya bakteri Staphylococcus aureus dan bakteri Escherichia coli. Lidah buaya memiliki kandungan metabolit sekunder yang dapat berfungsi sebagai antibakteri dan dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Sediaan lidah buaya dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan praktis, ekonomis dan mudah digunakan seperti sabun cair. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari sabun cair esktrak lidah buaya terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli serta mengkaji kandungan metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak lidah buaya sebagai antibakteri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain literatur review. Penelitian dilakukan dengan menganalisis lima artikel yang bereputasi baik yaitu 2 jurnal terakreditasi SINTA, 2 jurnal nasional dan 1 jurnal internasional. Hasil: Sabun cair ekstrak lidah buaya mengandung metabolit sekunder yaitu saponin, flavonoid, terpenoid, tanin, antrakuinon dan accemanan. Aktivitas antibakteri sabun cair ekstrak lidah buaya dengan konsentrasi yang bervariasi antara 5%-50%. Sabun cair ekstrak lidah buaya (Aloe Verai) lebih efektif terhadap bakteri Escherichia coli dengan konsentrasi 5%, 10%, 15%, 25% dan 50% menghasilkan rata-rata zona hambat 9,12 mm ? 22,60 mm yang termasuk dalam kategori sedang hingga sangat kuat dan bakteri Staphylococcus aureus dengan konsentrasi 0,00- 66,67% mm diamter zona hambat 0,1-0,9 mm kategori lemah. Kesimpulan: Sabun cair ekstrak lidah buaya mengandung metabolit sekunder saponin, flavonoid, terpenoid, tanin, antrakuinon dan accemanan serta memiliki aktivitas sebagai antibakteri dilihat dari diameter zona hambat yang terbentuk mulai dari 0,1 mm-22,60 mm yang termasuk dalam kategori lemah hingga sangat kuat. Kata kunci : Lidah buaya, antibakteri, sabun cair Kepustakaan : 17 (2011-2020) 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo