Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Rayhana, Yulia
Dyahariesti, Niken
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-04 01:36:49
Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang memiliki risiko
morbiditas dan mortalitas tinggi yang membutuhkan pengobatan jangka panjang.
Peningkatan biaya menyebabkan akses dan mutu pelayanan kesehatan semakin mahal,
untuk mengurangi masalah biaya kesehatan diperlukan adanya analisis efektivitas biaya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biaya terapi antihipertensi oral pada
pasien hipertensi rawat jalan di rumah sakit X.
Metode : Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan data
rekam medik pasien hipertensi rawat jalan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 33
pasien. Data dianalisa dengan menghitung biaya medik langsung dengan indikator ACER
dan ICER.
Hasil :Data hasil penelitian dikelompokkan berdasarkan pola terapi kemudian dilakukan
analisis untuk mendapatkan hasil terapi yang cost effective pada setiap kelompok terapi.
Berdasarkan penelitian pada terapi kombinasi Candesartan+Amlodipine dengan nilai
efektivitas 41,66% , kombinasi Amlodipine+Lisinopril dengan nilai efektivitas 69,23% ,
kombinasi Candesartan+Lisinopril dengan nilai efektivitas 37,5%. Amlodipine+lisinopril
adalah kombinasi obat yang lebih efektif untuk menurunkan tekanan darah. Dengan biaya
medik langsung untuk obat kombinasi Candesartan+Amlodipine sebesar Rp. 33.615 ,
Amlodipine + lisinopril sebesar Rp. 12.801 , Candesartan + lisinopril sebesar Rp. Rp.
40.892.
Kesimpulan :.Obat antihipertensi yang paling efektif adalah Amlodipine+Lisinopril
dengan nilai ACER sebesar Rp. 30.570 dan nilai ICER sebesar Rp. -8.542,748
Kata kunci : Analisis efektivitas biaya , Antihipertensi, Hipertensi