Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Indriyanti, Novita
Minarsih, Tri
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-04 01:48:43
Abstract :
Latar Belakang : Susu adalah nutrisi yang dibutuhkan oleh manusia yang
harus aman dan tidak mengandung senyawa yang berbahaya jika terminum,
terhirup/terserap seperti melamin. Paparan secara kronis dapat menyebabkan efek
kanker dan kerusakan sistem reproduksi. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui berapa banyak kadar melamin yang terkandung dalam susu yang
beredar dipasaran dengan metode HPLC dan LC-MS.
Metode : Penelitian dilakukan dengan metode kajian artikel menggunakan lima
artikel yang terdiri dari tiga artikel nasional dan dua artikel internasional dengan
membandingkan hasil penelitian berupa validasi metode HPLC dan LC-MS.
Hasil : Validasi metode HPLC pada analisis melamin dalam susu, mempunyai R=
0,98-0,9999, KV= 0,8%-5,9%, Recovery= 65,81%-125,28% dengan LOD dan
LOQ sebesar 0,03-0,76 ?g/ml dan 0,1-1,7316 ?g/ml, untuk metode LC-MS
mempunyai R= 0,97 dan Recovery= 89,4% dengan LOD dan LOQ sebesar 0,005
?g/ml dan 0,007 ?g/ml. Pada artikel 1 tidak dijelaskan berapa kadar melamin
yang diperoleh, artikel 2 yaitu 0,0051-0,0615 mg/kg, artikel 3 tidak ada hasil
karena hanya validasi metode, artikel 4 yaitu 0,121-0,694 mg/kg, dan artikel 5
yaitu 0,71- 3,63 mg/kg.
Kesimpulan : Validasi metode HPLC hasil uji linieritas, presisi dan akurasi tidak
semua memenuhi syarat dengan nilai LOD dan LOQ 0,03-0,76 ?g/ml dan 0,1-
1,7316 ?g/ml sedangkan validasi metode LC-MS hasil uji akurasi memenuhi
persyaratan dan linieritas tidak memenuhi syarat dengan nilai LOD dan LOQ
0,005 ?g/ml dan 0,007 ?g/ml. Kadar melamin dalam susu yang beredar dipasaran
adalah 0,0051-3,63 mg/kg.
Kata Kunci : Susu, Melamin, HPLC, LC-MS