Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Rina, Rina
Mulyasari, Indri
Mustika Anugrah, Riva
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2021-11-04 03:02:03
Abstract :
Pendahuluan : Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang masih
menjadi masalah utama dalam kesehatan, karena menyebabkan meningatnya
kadar glukosa tubuh dan tergolong ke dalam penyakit kronis yang bersifat
melemahkan sehingga dapat menyebabkan dampak komplikasi serius bagi
penderitanya, Faktor asupan juga dapat berperan dalam pengendalian kadar gula
darah seperti asupan karbohidrat, protein, lemak dan serat.
Tujuan : Mengetahui hubungan asupan karbohidrat sederhana dan serat dengan
kadar glukosa darah
Metode : Metode penelitian yang digunkan dalam penelitian ini adalah literature
riview. dengan menggunakan 5 artikel asupan karbohidrat sederhana dan 5 artikel
asupan serat. Pencarian artikel melalui google scholar dengan kata kunci
karbohidrat sederhana, serat, dan fiber. Dan artikel yang dipilih dibuat ringkasan
meliputi judul artikel, penulis, tahun terbit, desain penelitian, waktu dan tempat
penelitian, populasi dan sampel, gambaran penelitian, variabel dan cara ukur, dan
hasil penelitian.
Hasil : Terdapat 10 artikel yang dianalisis dalam penelitian ini, hubungan yang
terjadi antara dua variabel tersebut saling berubungan artinya semakin rendah
asupan serat yang dikonsumsi, maka semakin tinggi kadar glukosa darah
seseorang. Asupan serat yang rendah dan karbohidrat sederhana yang tinggi
menunjukan adanya ketidakseimbangan dalam konsumsi jenis karbohidrat. Tetapi
konsumsi gula tinggi yang berlebihan pada wanita dapat meningkatkan risiko
terjadinya diabetes mellitus karena dapat menyebabkan gula tertimbun di dalam
darah (hiperglikemia)
Simpulan: Hasil analisa beberapa jurnal dapat disimpulkan bahwa terdapat
hungan antara karbohidrat sederhana dengan kadar glukosa darah, dan terdapat
hubungan antara asupan serat dengankadar glukosa darah
Kata Kunci :Asupan karbohidrat sederhana, Asupan Serat, Glukosa Darah
Kepustakaan : 52 (2009-2020)