Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Pitriyani, Pitriyani
Nasifah, Isri
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2021-11-04 03:48:34
Abstract :
Latar Belakang : Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah meletakkan bayi secara tengkurap di dada atau perut ibu sehingga kulit bayi melekat pada kulit ibu yang dilakukan sekurang-kurangnya satu jam segera setelah lahir. Jika kontak tersebut terhalang oleh kain atau dilakukan kurang dari satu jam dianggap belum sempurna dan dianggap tidak melakukan IMD (Kementrian Kesehatan RI, 2016). Menyusi Dini (IMD) dan ASI eksklusif berkontribusi dalam menurunkan resiko obesitas dan penyakit kronis (Kementrian Kesehatan RI, 2017).
Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) di PMB YUSRA Tahun 2020.
Metode : Metode dalam penelitian ini bersifat Analitik Correlation dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 4-9 Februari 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang melahirkan di PMB Yusra, Amd.Keb sebanyak 30 ibu nifas. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan cara Total Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan lembar kuesioner. Analisa data menggunakan chi-square dengan taraf signifikan 0,05.
Hasil : Dari penelitian yang telah dilakukan di dapatkan hasil bahwa : ada hubungan yang singnifikan antara pengetahuan dengan pelaksanaan IMD dengan nilai p-value <0,05 yaitu (0,002), ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan pelaksanaan IMD dengan nilai p-value 0,003 serta tidak ada hubungan antara paritas dengan pelaksanaan IMD Di PMB Yusra dengan nilai p-value >0,05 yaitu 0,161
Simpulan : Ada hubungan yang sginifikan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan pelakksanaan IMD serta tidak ada hubungan antara paritas dengan pelaksanaan IMD.