Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Kencana Pitaloka, Anggit Indah
Pranoto, Heni Hirawati
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2021-11-18 06:16:26
Abstract :
Menurut Survey Demografi dan kesehatan Indonesia tahun 2018, jumlah kasus
HIV pada tahun 2017 sebanyak 48.300 kasus dan mengalami penurunan pada
tahun 2018 sebanyak 46.659 kasus. Sedangkan jumlah kasus AIDS sebanyak
10.488 pada tahun 2017 dan lebih sedikit menurun di tahun 2018 sebanyak 10.190
kasus. Untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat harus dimulai dari kelompok
terkecil dahulu, perlu mempersiapkan diri sebelum dimulainya suatu perkawinan,
yang harus dipersiapkan adalah kesehatan reproduksinya baik untuk laki-laki
maupun untuk perempuan. Dengan memperhatikan kesehatan reproduksi akan
membuat keluarga yang sehat dan berkualitas.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Calon Pengantin
tentang Kesehatan Reproduksi di KUA Kecamatan Klari
Metode penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif.
Penelitian ini dilakukan di KUA Kecamatan Klari pada bulan Desember 2020
Sampel pada penelitian ini sebanyak 90 responden.
Hasil penelitian: Gambaran pengetahuan calon pengantin tentang pengertian
kesehatan reproduksi baik yaitu 88 (97,8%). Gambaran pengetahuan calon
pengantin tentang alat reproduksi baik 56 (62,2%). Gambaran pengetahuan calon
pengantin tentang masalah gangguan kesehatan reproduksi baik 69 (76,7%).
Gambaran pengetahuan calon pengantin tentang penyakit menular seksual baik 58
(64,4%). Gambaran pengetahuan calon pengantin tentang persiapan pranikah baik
80 (88,9%). Gambaran pengetahuan calon pengantin tentang persiapan dan
perencanaan kehamilan di baik 76 (80%).
Kesimpulan: Gambaran pengetahuan calon pengantin tentang kesehatan
reproduksi baik sebanyak 78 (86,7%).
Saran: Diharapkan calon pengantin mengikuti Suscatin agar dapat meningkatkan
pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sebagai persiapan sebelum menikah.