Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Dyswita Natalia Tapa, Desy
Masruroh, Masruroh
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2021-11-19 02:31:51
Abstract :
Latar belakang : WHO pada tahun 2016 diperoleh data cakupan ASI eksklusif
di dunia hanya sebesar 36%. Capaian tersebut masih dibawah target cakupan ASI
eksklusif yang ditetapkan oleh WHO yaitu sebesar 50%. Beberapa masalah yang
muncul akibat kegagalan ASI esklusif itu sendiri salah satunya adalah masalah
dari ibu yang timbul selama menyusui, salah satu upaya meningkatkan produksi
ASI adalah pijat oksitosin. Pijat oksitosin adalah pemijatan pada sepanjang tulang
belakang (vertebrae) dan merupakan usaha untuk merangsang hormon oksitosin
Tujuan : untuk mengetahui produksi ASI pada ibu nifas sebelum dan sesudah
dilakukan pijat oksitosin di Puskesmas Sinorang.
Metode : Desain yang digunakan adalah pre eksperimen rancangan one group pre
test post test. Tehnik sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel
20 ibu nifas hari kedua. Instrumen penelitian kuesioner observasi. analisis data
menggunakan uji Wilcoxon Rank Tes.
Hasil Penelitian : Sebelum dilakukan pijat oksitosin produksi ASI ibu nifas
dalam kategori kurang mencukupi sebanyak 10 responden (83,3%), setelah
dilakukan pijat oksitosin produksi ASI ibu nifas dalam kategori cukup sebanyak 8
responden (66,7%). Hasil hipotesa penelitian P value 0,002 < 0,05.
Kesimpulan : ada pengaruh antara pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu
nifas di Puskesmas Sinorang
Kata Kunci: Pijat Oksitosin, Nifas, Produksi ASI