Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Soleha, Sela
Sofiyanti, Ida
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2021-11-22 03:06:33
Abstract :
Latar Belakang : Pada balita didunia setelah penyakit pneumonia adalah diare. Menurut
World health Organization (WHO) hampir sekitar satu dari lima kematian anak balita di
dunia disebabkan karena diare. Penyebab kematian di Indonesia terbanyak adalah diare
sebesar 314 kasus. Pada wilayah Kabupaten Bekasi balita yang terdampak penyakit diare
sebesar 29,51%. Penyakit diare pada balita dapat disebabkan oleh berbagai faktor yaitu
karena kurangnya pengetahuan orangtua. Perilaku yang dapat mempengaruhi pencegahan
diare pada balita yaitu pemberian makan dan minuman yang sudah tercemar oleh bakteri.
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara
pengetahuan ibu tentang diare dengan perilaku pencegahan diare pada balita di Puskesmas
Sukatenang.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian analitik korelasional dengan
pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner tertutup yang sudah
dilakukan uji validitas dan reabilitas. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki
anak balita (berumur 1-5 tahun) yang datang berobat di puskesmas sukatenang tahun 2020
sebanyak 54 responden dan sampel dalam penelitian ini 54 responden dengan metode
accidental sampling. Teknik analisa data menggunakan data analisa univariat dan analisa
bivariat dengan menggunakan Chi-Square.
Hasil : Tingkat pengetahuan ibu tentang diare sebagian besar berada dalam kategori cukup
(57,4%), dan perilaku pencegahan diare dalam kategori kurang (50,0%). Tidak ada hubungan
antara pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan diare pada balita dengan hasil nilai uji
chi-square dengan p value 0,260.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang diare dengan perilaku
pencegahan diare pada balita di Puskesmas Sukatenang.
Kata Kunci : Pengetahuan, Perilaku, Diare Balita