Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Aprilia, Nia
Andayani, Ari
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2021-12-01 02:15:37
Abstract :
Latar Belakang: Berdasarkan prasurvey di Puskesmas Kabupaten
Bengkayang pemakai Kontrasepsi suntik lebih diminati daripada
pemakai kontrasepsi IUD. Dari populasi 81 wanita usia subur yang
menjadi sampel yang memakai kontrasepsi IUD hanya 1 orang, sebagian
besar wanita usia subur di Puskesmas Kabupaten Bengkayang kurang
pengetahuan dan minat dengan kontrasepsi IUD.
Metode: Jenis Penelitian ini menggunakan Penelitian kuantitatif, dengan
metode Analitik Correlation. Dari 415 populasi peneliti menggunakan
sampel sebanyak 81 sampel, pengambilan sampel dilakukan
menggunakan teknik Total Sampling yaitu menggunakan jenis simple
random sampling, instrument penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kuesioner.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang
kontrasepsi IUD di dapatkan 25,9% responden dengan pengetahuan
kurang, 37,0% responden dengan pengetahuan sedang, dan 37,0%
responden dengan pengetahuan baik. Pada minat ibu terhadap
kontrasepsi IUD di dapatkan minat rendah sebesar 4,9% responden,
minat sedang sebesar 45,7% responden, dan minat tinggi sebesar 49,4%
responden.
Kesimpulan: Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat
hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap kontrasepsi IUD dengan
minat pemakaian kontrasepsi IUD di Puskesmas Kabupaten Bengkayang
Kalimantan Barat Tahun 2020.
Kata Kunci: Pengetahuan, Minat, Kontrasepsi IUD.