DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KEJADIAN SIBLING RIVALRY DENGAN TINGKAT STRESS PADA ANAK USIA 4 – 9 TAHUN DI KELURAHAN BEJI, KECAMATAN UNGARAN TIMUR, KABUPATEN SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Hidayaningtyas, Eka Novita
Trimawarti, Trimawarti
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2021-12-01 03:00:08 
Abstract :
Latar Belakang: Sibling rivalry adalah persaingan antar saudara untuk mendapatkan kasih sayang orang tua dan terjadi pada anak-anak dengan jenis kelamin yang sama maupun berbeda. Sibling rivalry yang terus terjadi pada anak dapat mengakibatkan kecemasan pada diri anak dan akan memicu terjadinya stress pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kejadian sibling rivalry dengan tingkat stress pada anak usia 4 ? 9 tahun di Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Metode: Desain dalam penelitian ini menggunakan desain analitik cross sectional dengan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling sebanyak 86 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Sibling Conflict Strategy Scale oleh Reccha (2009) dan kuesioner Perceived Stress Scale for Children oleh White (2014). Pengujian statistik dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 86 responden sebanyak 30 responden (34,9%) mengalami kejadian sibling rivalry dengan 1 orang (1,2%) tingkat stress rendah, 14 orang (16,3%) tingkat stress sedang, dan 15 orang (17,4%) tingkat stress tinggi. Hasil uji korelasi p value 0,002 < ? (0,05). Simpulan: Kesimpulan dari penelitian adalah ada hubungan kejadian sibling rivalry dengan tingkat stress pada anak usia 4 ? 9 tahun di Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo