Abstract :
Latar Belakang : Kemajuan teknologi dibidang transportasi saat ini dengan
bantuan internet sangat berpengaruh kepada warga masyarakat dalam menjalani
kehidupan masyarakat. Sekarang ini banyak masyarakat yg menjalani profesi
sebagai ojek online. Akan tetapi, Pekerja ojek online juga beresiko untuk
mengalami penyakit akibat kerja (PAK). Salah satu resiko yg dialami oleh
Pengendara ojek online disebabkan oleh posisi tubuh yang salah sehingga
menimbulkan masalah muskuloskeletal yang dipengaruhi oleh kondisi fisik dan
mentalnya. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran nyeri
muskuloskeletal pada pekerja ojek online di wilayah Ungaran, Kabupaten
Semarang. Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang
bertujuan untuk memahami gambaran fenomena yang terjadi pada populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja ojek online yang berada di wilayah
ungaran dengan jumlah pekerja 340 orang. Pengambilan sampel dengan
menggunakan teknik sampling accidental. Besar sampel yang digunakan dalam
penelitian ini sebanyak 78 responden. Analisis statistik menggunakan analisa
univariat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah survei yang dilakukan dengan menyebarkan
kuesioner NBM kepada sampel penelitian. Hasil: Berdasarkan analisis deskriptif didapatkan hasil bahwa mayoritas pekerja
ojek online dengan keluhan nyeri muskuloskeletal tinggi memiliki sikap kerja yang
buruk, keluharan nyeri yang sedang cenderung meiliki sikap kerja yang cukup baik
dan nyeri rendah memiliki sikap kerja yang cukup baik pula
Kata Kunci : Nyeri Muskuloskeletal, Pekerja Ojek Online