Abstract :
Latar Belakang :Stunting menjadi penyebab satu juta kematian anak setiap
tahun. Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan
pertumbuhan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya.
Tujuan :Menggambarkan hubungan berat badan lahirrendah, tingkat pendidikan
ibu dan ASI tidak eksklusif dengan kejadian stunting
Metode : Desain penelitian ini adalahliterature review. Responden dalam
penelitian adalah anak usia 0-59 bulan.Sumber data sekunder berupa artikel
diambil dari dua data base (PubMed, dan Google Scholar). Artikel yang layak
untuk di review sebanyak 10 artikel yaitu lima berbahasa Indonesia dan lima
artikel berbahasa Inggris.
Hasil :Hasil penelitian menunjukkan faktor berat lahirbadan rendah memiliki
pengaruh secara signifikan terhadap kejadian stunting pada balita. Faktor tingkat
pendidikan ibumemiliki pengaruh secara signifikan terhadap kejadian stunting
pada balita.Faktor ASI tidak eksklusifmemiliki pengaruh secara signifikan
terhadap kejadian stunting pada balita.
Saran :Masyarakat disarankan untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas
serta tanggap dalam mencari informasi tentang gizi anak dari media maupun
petugas kesehatan.
Kata Kunci : Stunting, BBLR, Pendidikan Ibu, ASI Eksklusif
Kepustakaan : 33 (2013-2020)