Abstract :
Latar Belakang : Menginjak usia remaja banyak sekali terjadi perubahan diantaranya perubahan-
perubahan fisik, yang tersebar pengaruhnya pada perkembangan jiwa remaja adalah pertumbuhan
tubuh, mulai berfungsinya alat-alat reproduksi dan tanda-tanda seksual sekunder yang tumbuh.
Kondisi tersebut mempengaruhi penilaian terhadap citra tubuh remaja tersebut sehingga
mempengaruhi tingkat kepercayaan diri remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
Menganalisis Hubungan antara Citra Tubuh Dengan Kepercayaan diri pada remaja di desa soditan.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan
cross sectional yang digunakan untuk mengetahui hubungan Citra Tubuh dan Kepercayaan Diri
responden. Jumlah populasi terdiri dari 804 orang dengan diambil 90 orang sebagai responden
penelitian, pengambilan sampel menggunakan tehnik proportionate random sampling.
Pengumpulan data responden menggunakan kuesioner citra tubuh dan kepercayaan diri yang diuji
menggunakan analisis bivariat yaitu uji Spearman rank.
Hasil : hasil analisis univariat pada kuesioner citra tubuh memperoleh 54.4% (49 responden)
memiliki citra tubuh tinggi berbanding lurus dengan hasil analisis kuesioer kepercayaan yang
terdiri dari 76.6% (69 responden) memiliki kepercayaan diri tinggi. analisis bivariat penelitian ini
menggunakan uji Spearman rank mendapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara variable
independent dengan variable dependent dengan nilai p-value = 0.006 < ?.
Kesimpulan : Terdapat Hubungan Citra Tubuh dengan Kepercayaan Diri pada Remaja di Desa
Soditan. Oleh karena itu, remaja harus mampu memberikan pandangan dan penilaian positif
terhadapt citra tubuh yang dimiliki untuk menciptakan kepercayaan diri yang tinggi pada remaja.
Kata Kunci : Remaja, Citra Tubuh, Kepercayaan diri