Abstract :
Latar Belakang : Stres merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang
sering terjadi termasuk pada remaja yang diakibatkan adanya ketidakseimbangan
fisik dan psikis dalam menghadapi tekanan yang muncul dalam kehidupan sehari-
hari. Remaja merupakan tahap perkembangan manusia yang sangat sensitif
mengelami stres. Game online adalah suatu permainan yang popular dimainkan
terutama pada remaja. Kecanduan game online merupakan suatu gangguan
perilaku yang muncul akibat penggunaan game online secara berlebihan yang bisa
dilihat dari perilaku, prestasi akademik, serta gangguan fisik yang mungkin
muncul.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kecanduan game
online pada remaja di Desa Pandu Senjaya Kecamatan Pangkalan Lada.
Metode : Desain penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross
sectional. Populasi dalam penelitian ini remaja di Desa Pandu Senjaya
Kecamatan Pangkalan Lada yaitu 205 orang dengan sampel sebanyak 136
responden diambil dengan teknik accidental sampling. Alat pengumpulan data
untuk variabel tingkat stress menggunakan DASS 42 dan untuk variabel
kecanduan game online menggunakan Internet Addiction Test. Data di analisis
menggunakan rumus chi square dan diolah menggunakan soft ware program
SPSS.
Hasil : Remaja sebagian besar tidak mengalami stress (normal) (35,8%). Remaja
sebagian besar memiliki tingkat kecanduang Game online ringan (62,7%). Ada
hubungan antara Tingkat stres dengan kejadian kecanduan Game online di Desa
Pandu Senjaya Kecamatan Pangkalan Lada, dengan p-value sebesar 0,000 < ?
(0,05).
Saran : Sebaiknya remaja meningkatkan pemahaman dan kesadaran yang lebih
besar tentang konsekuensi negatif dari penggunaan Game online yang berlebihan.
Kata Kunci : Tingkat Stres, Kecanduan Game online, Remaja
Kepustakaan : 65 (2011-2020)