Abstract :
Remaja yang diperlakukan Body shaming, berupa
pernyataan negatif yang mengarah pada hal-hal fisik seperti menghina dan
merendahkan sehingga menumpuk di hati membuat kurang percaya diri
yang akhirnya menghasilkan kecemasan sosial. Tujuan penelitian ini
mengetahui hubungan Body shaming dengan kecemasan sosial pada
remaja di Desa Sinomwidodo Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati.
Metode : Desain penelitian ini deskriptif dengan pendekatan deskriptif
korelatif.Populasi dalam penelitian ini remaja di Desa Sinomwidodo
Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati dengan sampel sebanyak 67
responden diambil dengan teknik accidental sampling. Alat pengumpulan
data yang digunakan Internalized Shame Scale untuk mengukur Body
shaming dan SAS-A untuk mengukur kecemasan sosial.
Hasil : remaja di Desa Sinomwidodo Kecamatan Tambakromo Kabupaten
Pati mempunyai body shaming sebagian kategori sedang (61,2%),
mempunyai kecemasan sosial sebagian kategori sedang orang (65,7%).
Tidak ada hubungan positif yang bermakna Body shaming dengan
kecemasan sosial remaja di Desa Sinomwidodo Kecamatan Tambakromo
Kabupaten Pati, dengan p value sebesar 0,008 (? = 0,05) tetapi nilai
expected count sebesar 1,48 kurang dari 5.
Saran : Sebaiknya remaja belajar untuk dapat menerima kondisi diri apa
adanya, meningkatkan pengenalan akan diri dan memiliki penghargaan
yang positif terhadap diri sendiri sehingga dapat mengantisipasi kecemasan
sosial.