Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Melania Seran Bria, Anggriani
Puji Lestari, Ita
Subject
RA Public aspects of medicine
Datestamp
2021-12-06 01:34:19
Abstract :
Latar Belakang : Coronavirus disease sudah menyebabkan banyak kematian bagi
penderitanya tetapi belum ditemukan anti virusnya. Pemerintah hanya dapat
menggalakkan isolasi mandiri, melakukan tes massal atau rapid test serta physical dan
social distancing untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Tujuan : Mengetahui gambaran physical and social distancing dalam upaya
pencegahan Coronavirus Disease (COVID-19).
Metode : Desain penelitian ini deskriptif dengan pendekatan cross sectional.
Populasi penelitian ini masyarakat di Kelurahan Candirejo Kecamatan Ungaran
Barat Kabupaten Semarang dengan jumlah sampel 97 orang yang diambil dengan
teknik accidental sampling. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner.
Analisis data diolah menggunakan rumus distribusi frekuensi.
Hasil : Masyarakat melaksanakan physical distancing dalam upaya pencegahan
coronavirus disease di masa pandemik COVID-19 yaitu menjaga jarak ketika
berdekatan dengan orang lain dikeramaian (87,6%) dan menggunakan masker
(88,7%), namun mereka masih bersalaman ketika berjumpa dengan orang lain
(84,5%). Masyarakat melaksanakan social distancing dalam upaya pencegahan
Coronavirus Disease di masa pandemik COVID-19 yaitu tetap tinggal dirumah
selama pandemic (88,7%) meskipun masih ada yang melaksanakan ibadah
mingguan (11,3%).
Simpulan : Masyarakat telah melaksanakan sebagian besar protokol physical and
social Distancing dalam upaya pencegahan coronavirus disease di masa
pandemik COVID-19 sesuai ajuran pemerintah.
Saran : Sebaiknya masyarakat meningkatkan pemahaman terhadap perilaku
pencegahan COVID-19 dengan aktif menggali informasi dari berbagai sumber
sehingga kesadaran mreka untuk mematuhi protokol yang telah disusun
meningkat yang pada akhirnya mempercepat berakhirnya pandemik ini
Kata Kunci : physical and social distancing, upaya pencegahan, COVID-19
Kepustakaan : 73 (2015-2020)