Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Mulyaningsih, Wahyu
Dian Pertiwi, Kartika
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2021-12-06 02:11:25
Abstract :
Demam berdarah dengue merupakan slah satu masalah kesehatan di Indonesia
yang hingga saat ini berdampak pada kestabilan sosial dan ekonomi masyarakat.
DBD merupakan penyakit tular vector yang disebabkan oleh virus dengue. Tahun
2019, Kabupaten Semarang mengalami lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue
sebanyak 459 kasus. Angka kasus DBD di Kabupaten Semarang melonjak tajam
dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 175 kasus pada tahun 2018 meningkat
pesat menjadi 457 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
curah hujan dengan kejadian DBD berdasarkan bulan di Kabupaten Semarang
Tahun 2016-Tahun 2019, dan hubungan curah hujan dengan kejadian DBD
berdasarkan bulan di Kabupaten Semarang Tahun 2016-Tahun 2019. Jenis
penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan time series. Data yang
digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan dengan pola pengambilan data
total sampling. Data dianalisis dengan uji normalitas Sapphiro-Wilk, dengan uji
korelasi menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Terdapat
hubungan antara curah hujan dengan kejadian DBD bulanan di Kabupaten
Semarang Tahun 2016-Tahun 2019 dengan tingkat korelasi sedang, hal ini
dibuktikan dengan hasil uji normalitas Saphiro-Wilk dan didapatkan nilai Sig.
0,019 < 0,05, yang dilanjutkan dengan uji korelasi Spearman didapatkan nilai
Asymp Sig. (2-tailed) p 0,000 < 0,05 dengan nilai Correlation Coeficient sebesar
0,555. (2) Tidak terdapat hubungan antara suhu udara rata-rata dengan kejadian
DBD bulanan di Kabupaten Semarang Tahun 2016-Tahun 2019, hal ini
dibyktikan dengan hasil uji normalitas Saphiro-Wilk dan didapatkan nilai Sig.
0,000 < 0,05, dan dilanjutkan dengan uji korelasi Spearman didapatkan nilai
Asymp Sig. (2-Tailed) p 0,430 > 0,05 dengan Correlation Coeficient sebesar
0,117. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Curah hujan merupakan salah satu
factor yang berpengaruh terhadap kejadian DBD di Kabupaten Semarang.