DETAIL DOCUMENT
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. A UMUR 26 TAHUN DI KLINIK PRATAMA ISTIKA KEC. PRINGAPUS KAB. SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Nur Hidayanti, Nur Hidayanti
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2022-03-22 02:34:09 
Abstract :
Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. AKI adalah rasio kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan dan nifas yang disebabkan oleh kehamilan, persalinan, dan nifas atau pengelolaannya tetapi bukan karena sebab-sebab lain seperti kecelakaan atau insidental di setiap 100.000 kelahiran hidup. 64,18 persen kematian maternal di Provinsi jawa tengah terjadi pada waktu nifas, 25,72 persen pada waktu hamil dan 10,10 persen terjadi pada waktu persalinan. Pada kelompok umur terjadi kematian terbanyak adalah pada usia 20 ? 34 tahun 64,66 persen, kemudian pada kelompok umur >35 tahun 31,66 persen dan pada usia <20 tahun 3,37 persen. (Dinkes Profil Kesehatan Jateng 2019). AKI tahun 2019 sebesar 76,93 / 100.000 KH, AKB 8,24 / 1000 KH dan AKAB 24/1000 KH dan lebih baik dibanding target nasional (AKI 78,60/100.000 KH, AKB 8,36/1000 KH, AKABA 9,48/1000 KH sudah melebihi target 2019). Tujuan Penelitian: Melakukan asuhan kebidanan komprehensif dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Metode: Metode yang digunakan yaitu studi penelaahan kasus (Case Study), dengan mengambil kasus ibu hamil trimester III dengan usia kehamilan minimal 28 minggu. Hasil: Asuhan pada kasus Ny. A setelah dilakukan pengkajian sampai planning dari kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru lahir, dan neonatus sejak tanggal 16 juni 2021 sampai 09 Juli 2021. Evaluasi hasil Ny. A selama kehamilan tidak ditemukan kelainan dan komplikasi dan tidak ada kesenjangan. Asuhan pada persalinan kala I tidak terdapat kesenjangan kala II tidak terdapat kesejnjangan. Asuhan masa nifas dan neontus tidak terdapat kesenjangan. Asuhan pada bayi baru lahir Ny. A berjenis kelamin perempuan, tidak ditemukan adanya cacat serta tanda bahaya. Simpulan: Setelah dilakukan asuhan kebidanna komprehensif hanya terdapat satu kesenjangan antara teori dan fakta yaitu pada saat proses persalinan dimana bayi hanya dilakukan IMD 30 menit. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo