Abstract :
Gangguan persepsi sensori adalah suatu proses diterimanya rangsangan oleh pengindraan atau
sensasi proses penerimaan rangsang dari luar sehingga terjadi persepsi sensori: halusinasi.
halusinasi yang umum terjadi adalah halusinasi penglihatan dimana klien mengalami perubahan
persepsi dan merasa melihat sensasi bayangan palsu atau tidak nyata. Tujuan penulisan ini untuk
menggambarkan pengelolaan gangguan persepsi sensori: halusinasi penglihatan dengan
skizofrenia di Desa Kecapi Ngesong Jepara.
Metode yang digunakan adalah desain deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi
kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan pada klien halusinasi penglihatan.
Hasil pengelolaan didapatkan klien mampu melakukan cara mengontrol halusinasi dengan cara
menghardik, 5 benar minum obat dan bercakap-cakap. Tindakan menghardik yang dilakukan
yaitu dengan cara menolak apabila halusinasi itu datang, tindakan 5 benar minum obat dengan
cara mengenal jenis obat, warna obat, obat yang diminum sesuai dengan nama klien dan sesuai
dengan dosis dan bercakap-cakap dengan teman atau keluarga apabila halusinasi muncul.
Saran bagi keluarga klien yaitu mengawasi klien agar tidak putus obat dan memperhatikan klien
dengan baik agar halusinasi klien tidak gampang kambuh.