Abstract :
Gangguan rasa nyaman merupakan suatu gangguan dimana perasaan kurang senang,
kurang lega dan kurang sempurna dalam dimensi fisik, psikospiritual, lingkungan serta social
pada diri yang biasanya mempunyai gejala dan tanda minor mengeluh mual. Hyperemesis
gravidarum adalah keadaan dimana penderita mual dan muntah berlebihan, lebih dari 10 kali
dalam 24 jam atau setiap saat, sehingga mengganggu aktivitas sehari hari. Tujuan penulisan ini
untuk menggambarkan pengelolaan keperawatan dengan gangguan rasa nyaman pada ibu hamil
trimester 1 dengan hyperemesis gravidarum di Puskesmas Bonang 1.
Pengelolaan klien gangguang rasa nyaman dengan hyperemesis gravidarum dilakukan
selama 3 hari dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pemeriksaan fisik dan
observasi. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan
keperawatan berupa pengkajian, analisis data, merumuskan diagnose keperawatan, perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi dalam penanganan gangguan rasa nyaman pada hyperemesis
gravidarum.
Tindakan keperawatan yang dilakukan selama 3 hari yaitu, memonitor mual dan muntah,
memberikan terapi obat melalui injeksi Ranitidine 1amp/8 jam dan injeksi Ondansetron 1 amp/8
jam, melakukan pemeriksaan observasi pada pasien.
Hasil pengelolaan didapatkan bahwa kasus gangguan rasa nyaman dengan hipeemesis
gravidarum teratasi dalam waktu 3x24 jam setelah klien mengalami perawatan dirumah sakit
dengan keluhan mual dari skala 1 (meningkat) menjadi 4 (cukup menurun). Mampu melakukan
anjuran yang disarankan oleh perawat puskesmas. Saran bagi keluarga mengelola pasien
gangguan rasa nyaman dengan hyperemesis gravidarum diharapkan untuk meningkatkan asuhan
keperawatan pada pasien, khususnya dalam mengurangi atau menghilangkan keadaan penyebab
mual pada masalah gangguan rasa nyaman dengan menjaga pola makan dan istirahat tidur yang
cukup.
Kata Kunci : gangguan rasa nyaman, hiperemesis gravidarum
Kepustakaan : 20 (2010-2020)