Abstract :
Latar belakang : diabetes melitus merupakan sekelompok penyakit yang terjadi
karena skresi insulin atau penyakit kronis yang disebabkan oleh pankreas yang
tidak dapat menskresi insulin dan menyebabkan kadar glukosa darah meningkat.
Diabetes melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolic dengan
karakteristik hiperglikemia yang terjadi kelainan skresi insulin, kerja insulin atau
kedua-duanya.
Tujuan : penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan risiko infeksi
dengan ulkus diabetes di desa Tegal Melik, Bergas, Semarang.
Metode : Jenis penelitian deskriptif dengan memberikan asuhan perawatan
kepada pasien yang mengalami masalah risiko infeksi denan ulkus diabetes
mellitus. Teknik pengambilan sampel dengan convinience sampling pada salah
satu penderita diabetes melitus.
Hasil : Pengelolaan risiko infeksi dengan ulkus diabetes ini dilakukan selama 3
hari pada Tn. S. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tehnik
wawancara, pemeriksaan fisik, observasi dan studi dokumentasi. Kemudian
dilakukan rencana keperawatan yaitu perawatan luka pada ulkus diabetes. Pasien
mengeluh terdapat luka pada kaki, diameter luka 3-4 cm dengan kedalaman luka
1 cm dan GDS 280 mg/dl.
Simpulan : pada pasien diabetes mellitus dengan risiko infeksi ulkus diabetes,
melakukan pola hidup sehat dengan diet teratur, rutin cek kesehatan, dan
melakukan perawatan luka mandiri dengan benar sehingga masalah risiko infeksi
dengan ulkus diabetes akan menurun.
Saran : diharapkan dari studi kasus yang telah dilakukan oleh penulis dapat
meningkatkan mutu pendidikan bagi instansi pendidika. Meningkatkan pola hidup
sehat dengan cara melakukan aktivitas fisik, konsumsi makanan yang sehat dan
bergizi serta rutin melakukan pengecekan kesehatan dengan rutin.
Kata kunci : Risiko infeksi dengan ulkus diabetikum, diabetes melitus