DETAIL DOCUMENT
PENGELOLAAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA ANAK DENGAN ISPA DI KLINIK BERGAS WARAS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
RAMADHANI PUTRI, MILENIA
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2022-03-31 01:44:31 
Abstract :
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi faktor resiko yang dapat menyebabkan meningkatnya angka kematian anak. Masalah yang sering muncul pada pasien ISPA yaitu bersihan jalan napas tidak efektif. Bersihan jalan nafas tidak efektif adalah suatu keadaan ketika individu mengalami suatu ancaman nyata atau potensial pada status pernafasan karena ketidakmampuannya untuk batuk secara efektif Penulisan ini bertujuan untuk memberikan deskripsi atau gambaran tentang pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif pada anak A dengan ISPA di Klinik Bergas Waras Wringinputih. Jenis pengelolaan deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan berupa pengkajian, analisis data, merumuskan diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam penanganan bersihan jalan napas tidak efektif. Populasi adalah anak usia toddler dengan bersihan jalan napas tidak efektif. Teknik pengambilan sampel 1 orang. Dengan kriteria anak usia toddler, diagnosa ISPA, bersihan jalan nafas tidak efektif, mengalami batuk pilek. Pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif dilakukan selama 3 hari pada An. A dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pemeriksaan fisik dan observasi. Kemudian dilakukan rencana keperawatan yaitu latihan batuk efektif dan manajemen jalan nafas. Didapatkan hasil akhir RR: 25x/menit, SpO2 95%, tidak ada bunyi nafas tambahan. Berdasarkan tindakan keperawatan yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bersihan jalan napas tidak efektif sudah teratasi. Diharapkan masyarakat atau keluarga pasien selalu menjaga kebersihan dan dapat melakukan tindakan keperawatan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) secara mandiri dan memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk berobat. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo