Abstract :
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa yang ditandai dengan gangguan
pikiran, bahasa persepsi dan sensasi mencakup pengalaman psikotik dengan 2
gejala yaitu positif dan negative serta menimbulkan kerusakan yang dapat
menghalangi fungsi normal seperti halusinasi. Halusinasi merupakan gangguan
persepsi tanpa adanya stimulus eksternal dan memerlukan penanganan yang serisu
untuk mencegah terjadinya resiko bunuh diri, resiko mencederai diri sendiri
maupun orang lai. Tujuan penulisan yaitu untuk mendeskripsikan tentang
pengelolaan keperawatan dengan gangguan persepsi sensori halusinasi.
Metode penulisan digunakan yaitu deskriptif studi kasus, dengan
melakukan asuhan keperawatan pada klien halusinasi dengan 5 proses
keperawatan. Teknik pengumpulan dilakukan menggunakan teknik allow
anamnesa. Pengelolaan dilakukan 4 hari dengan membina hubungan saling
percaya.
Hasil pengelolaan klien mampu mengungkapkan semua perasaan maupun
masalahnyan. Dengan kelolaan selama 3 hari klien melakukan 3 strategi
pelaksanaan halusinasi yaitu dengan cara menghardik, halusinasi dengan obat,
bercakap-cakap dengan orang kemudian mampu mengontrol halusinasinya dengan
baik.
Klien dengan halusinasi pendengaran perlu dijalin hubungan saling
percaya dengan perawat dan melatih mengontrol halusinasi saran bagi keluarga
diharapkan mampu mendukung klien agar tidak putus minum obat, mampu
melakukan kegiatan positif.
Kata kunci : Skizofrenia, persepsi sensori, pengelolaan halusinasi
Kepustakaan : 46 (2009-2020)