Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ingke Eviandisna, Mellyna
Laila Vifta, Rissa
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-03-31 01:38:53
Abstract :
Latar Belakang : Radikal bebas dalam tubuh bersifat reaktif berinteraksi secara
destruktif sehingga memicu penyakit seperti jantung koroner, penuaan dini dan
kanker. Sehingga dibutuhkan antioksidan untuk mengatasi radikal bebas. Daun
kelor (Moringa Oleifera L) merupakan tanaman yang mengandung senyawa
metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan. Pengujian aktivitas
antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil).
Tujuan : Untuk mengetahui dan mengevaluasi aktivitas antioksidan yang paling
kuat berdasarkan metode ekstraksi, tempat tumbuh, senyawa metabolit sekunder
yang terkandung pada daun kelor (Moringa Oleifera L).
Metode : Penelitian dilakukan dengan metode literature review menggunakan
lima artikel acuan yang terdiri dari tiga artikel nasional dan dua artikel
internasional.
Hasil : Aktivitas antioksidan pada daun kelor dilihat dari parameter % inhibisi
dan kadar IC50. Metode ekstraksi UAE dengan sampel daerah Machakos Kenya
menghasilkan aktivitas antioksidan paling tinggi dengan kadar IC50 1,87 ?g/ml
(sangat kuat), metode maserasi IC50 22,1818 ?g/ml (sangat kuat), metode dekok
IC50 57,5439 ?g/ml (kuat), metode refluks IC50 97,79 ?g/ml (kuat), metode infusa
IC50 181,45 ?g/ml (sedang). Daun kelor mengandung senyawa metabolit sekunder
yang memiliki aktivitas antioksidan yaitu flavonoid, asam fenolik, asam
tetradekanoat, asam n-Hexadekanoat, asam heksadekanoat, etil ester, dan DL-
alpha-Tokoferol.
Kesimpulan : Aktivitas antioksidan daun kelor berdasarkan variasi metode
ekstraksi dan tempat tumbuh, ekstrak daun kelor dengan metode ekstraksi UAE
dengan sampel daerah Machakos Kenya memiliki potensi aktivitas antioksidan
paling kuat dibandingkan yang lainnya daun kelor mempunyai senyawa metabolit
sekunder flavonoid, asam fenolik, asam tetradekanoat, asam n-Hexadekanoat,
asam heksadekanoat, etil ester, dan DL-alpha-Tokoferol. Dan adanya karotenoid,
klorofil a dan b, dan klorofil total yang berperan sebagai antioksidan.
Kata Kunci : Antioksidan, Moringa Oleifera L, Metode Ekstraksi, Flavonoid