Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
KHOIRUNNISA, ITA
Laila Vifta, Rissa
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-03-31 02:08:14
Abstract :
Latar Belakang : Radikal bebas adalah atom yang memiliki elektron bebas atau
elektron yang tidak berpasangan, radikal bebas dapat memicu reaksi berantai yang
dapat merusak sel tubuh, dan untuk menghentikan kerusakan tersebut dibutuhkan
antioksidan. Kulit dan daging buah jeruk pamelo (Citrus maxima) merupakan
tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder yang bersifat sebagai
antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit
sekunder dan aktivitas antioksidan pada kulit dan daging buah jeruk pamelo
(Citrus maxima) dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil)
Metode : Penelitian dilakukan dengan metode literature review menggunakan
lima artikel yang terdiri dari dua artikel internasional dan tiga artikel nasional.
Hasil : Hasil aktivitas antioksidan pada kulit dan daging buah jeruk pamelo
(Citrus maxima) dilihat dari parameter IC50, persen inhibisi, dan AAI (Antioxidant
Activity Index). Antioksidan kategori sangat kuat terdapat pada ekstrak kulit buah
jeruk pamelo menggunakan pelarut etanol dengan nilai IC50 sebesar 44,96 ppm
dan antioksidan kategori sangat lemah memberikan hasil nilai IC50 sebesar 574,02
ppm. Nilai terbesar persen inhibisi terdapat pada ekstrak daging buah jeruk
pamelo dengan nilai sebesar 60,933, sedangkan nilai AAI (Antioxidant Activity
Index) pada ekstrak kulit buah jeruk pamelo tergolong lemah dengan nilai sebesar
0,06. Kulit dan daging buah jeruk pamelo mengandung senyawa metabolit
sekunder yaitu Flavonoid, saponin, alkaloid, triterpenoid dan steroid, tanin,
karotenoid.
Kesimpulan : Kulit dan daging buah jeruk pamelo mengandung senyawa
metabolit sekunder yaitu Flavonoid, saponin, alkaloid, triterpenoid dan steroid,
tanin, karotenoid. Kulit buah jeruk pamelo memiliki potensi aktivitas antioksidan
kategori sangat kuat dengan nilai IC50 <50 ppm, sedangkan pada daging buah
jeruk pamelo memiliki potensi aktivitas antioksidan kategori sangat lemah dengan
nilaiIC50 >200 ppm.
Kata kunci : Antioksidan, IC50, DPPH, Citrus maxima
Kepustakaan : 47 (1973-2020)